Hari Arafah adalah hari kesembilan dalam bulan Dzul Hijah dan merupakan hari kedua dalam ritual ibadah haji. Dalam ajaran Islam, Hari Arafah merupakan hari yang istimewa karena pada hari itu Allah Swt. membanggakan hamba-Nya yang berkumpul di Arafah kepada para malaikat.

Hari Arafah adalah waktu bagi jemaah haji melaksanakan wukuf di Arafah, mulai dari terbenamnya matahari (waktu Dhuhur) pada tanggal 9 Dzul Hijah sampai fajar terbit pada tanggal 10 Dzulhijah. Bagi umat Islam yang tidak sedang melaksanakan haji, disunahkan untuk melaksanakan Puasa Arafah dan banyak berdzikir serta berdoa saat tanggal 9 Dzul Hijah.
Banyak sekali tuntunan doa dalam hari arofah, diantaranya
1. Doa Arofah dari Imam Ghozali
Imam Al-Ghazali, yann memiliki nama lahir Muhammad bin Muhammad bin Muhamamd al-Ghozali memang tak asing di telinga kaum Muslim. Tokoh terkemuka dalam kancah filsafat dan tasawuf, pemikirannya telah menyebar ke seluruh dunia Islam. Dalam kitabnya, Ihya Ulumuddin beliau mengajarkan doa yang dipanjatkan di hari arofah
2. Doa dari Imam Ali Al-Habsyi
Habib Ali bin Muhammad bin Husein Al-Habsyi yang merupakan penyusun maulid ini adalah seorang ulama besar dan waliyullah asal Hadramaut, Tarim, Yaman. Habib Ali lahir pada tahun 1259 H / 1839 M dan wafat pada tahun 1333 H / 1913 M. Silsilah nasab dan garis keturunannya bersambung langsung kepada Rasulullah SAW. Habib Ali mengarang maulid ini pada usianya yang ke 68 tahun. berkat karyanya ini Habib Ali Habsyi dijuluki sahibul maulid Simthudduror. Beliau memiliki amaliyah doa Arofah sebagai berikut
3. Doa Arofah dari Imam Zainal Abidin