Awal kewajiban kita sebagai makhluq adalah mengetahui pencipta kita, satu-satunya kholiq yakni Allah SWT. Ma'rifat (mengenal/ mengetahui) adalah keharusan bagi tiap muslim yang beriman, dalam syariat harus kita tanamkan pada putra-putri kita sejak dini. Dalam nadlam Jauhar Tauhid karya Imam Ibrahim al-Laqoni menerangkan sebagai berikut
وَاجْزِمْ بِأَنَّ أَوَّلاً مِمَّـا يَجِـبْ # مَعَرِفَـةٌ وَفِيـهِ خُلْـفٌ مُنْتَـصِـبْ
فَانْظُرْ إِلَى نَفْسِكَ ثُـمَّ انْتَقِـلِ # لِلْعَالـمَ العُلـوِيِّ ثُــمَّ السُّفْـلِـي
Kedua nadlam ini menyiratkan salah satu cara untuk mengenal Allah, yakni dengan memandangi keajaiban yang ada dalam tubuh kita sendiri, bagaimana tuhan menciptakan kita. kemudian berfikirlah tentang fenomena alam yang berada diatas, layaknya langit, antariksa, bintang dan benda kosmos lainnya.Alquran telah memberikan isyarat bahwasanya bumi dan luar angkasa tidaklah ada dengan sendirinya, melainkan dari proses. Bermula dari asap (dalam bahasa sains, disebut Nebula) kemudian menjadi tatanan alam semesta yang kompleks. Dalam QS. Fushshilat ayat 11, Allah Swt. berfirman:

"Kemudian Dia menuju ke langit dan (langit) itu masih berupa asap, lalu Dia berfirman kepadanya dan kepada bumi, "Datanglah kamu berdua menurut perintah-Ku dengan patuh atau terpaksa." Keduanya menjaioab, "Kami datang dengan patuh."" (QS. Fushshilat: 11)
Ayat di atas, secara leterlek, menjelaskan tentang kronologi Allah Swt. dalam menciptakan langit. Secara tegas, Allah mengatakan bahwa langit terbentuk dari asap. Atau, pada mulanya, langit adalah asap. Tentu saja, penjelasan semacam ini murni sains, sehingga umat Muslim patut menelitinya lebihjauh secara lebih saintis.
Studi tentang pembentukan dan evolusi galaksi berusaha untuk menjawab pertanyaan tentang bagaimana galaksi terbentuk dan jalur evolusi yang ditempuhnya sepanjang sejarah alam semesta. Beberapa teori di bidang ini telah dapat diterima secara luas, tetapi bidang ini masih merupakan bidang yang aktif berkembang dalam astrofisika.
Manusia memiliki cara tersendiri untuk mengungkap kebenaran dan rahasia alam semesta. Ilmuwan mengungkap teori Big Bang (Big Bang Theory) sebagai awal terciptanya alama semesta, dan menjadi konsumsi siswa dalam pelajaran sains.
Memang teori Big Bang maupun teori lain tidak terbantahkan karena melalui penelitian dan observasi sistem lain yang jauh dari tata surya kita, namun Alquran yang telah hadir ribuan tahun lalu telah mengisaratkan bagaimana alam semesta terbentuk dalam QS Al-Anbiya' ayat 30
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَنَّ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنٰهُمَا ۖ وَجَعَلْنَا مِنَ الْمَآءِ كُلَّ شَىْءٍ حَىٍّ ۖ أَفَلَا يُؤْمِنُونَ
"Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman?" (QS. Al-Anbiya': 30)Tentang penciptaan alam semesta, Rasulullah SAW juga pernah menerangkannya dalam suatu hadits panjang, yang artinya sebagai berikut:
Telah menceritakan kepada kami 'Abdullah al-Hafidl, telah menceritakan kepada kami Abu Sa'id Ahmad bin Amr al-Ahmasiy di Kufah, telah menceritakan kepada kami Husayn bin Humayd bin ar-Rabi', telah menceritakan kepada kami Hunad bin as-Suriy, telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin 'lyas dari Abi Sa'iyd dari 'Ikrimah dari Ibnu Abbas.
Sesungguhnya seorang Yahudi mendatangi Nabi SAW، lalu bertanya tentang penciptaan Langit dan bumi kemudian Beliau bersabda: "Allah menciptakan bumi pada hari Ahad (pertama) dan Senin (kedua), dan menciptakan gunung dan isinya pada hari Selasa (ketiga), pada hari Rabu (keempat) Dia ciptakan Pohon, air, kota-kota, pemukiman, dan kharrab (lahan-lahan kosong), dan ini sudah empat hari. Maka Allah، dzat yang Maha gagah berfirman:
قُلْ أَئِنَّكُمْ لَتَكْفُرُونَ بِالَّذِى خَلَقَ الْأَرْضَ فِى يَوْمَيْنِ وَتَجْعَلُونَ لَهُۥٓ أَندَادًا ۚ ذٰلِكَ رَبُّ الْعٰلَمِينَوَجَعَلَ فِيهَا رَوٰسِىَ مِن فَوْقِهَا وَبٰرَكَ فِيهَا وَقَدَّرَ فِيهَآ أَقْوٰتَهَا فِىٓ أَرْبَعَةِ أَيَّامٍ سَوَآءً لِّلسَّآئِلِين
"Katakanlah, "Pantaskah kamu ingkar kepada tuhan yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu buat pula sekutu-sekutu bagi-Nya itulah tuhan seluruh alam. Dan Dia ciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dan kemudian Dia berkahi, dan Dia tentukan makanan-makanan (bagi penghuninya) dalam empat masa, memadai untuk (memenuhi kebutuhan) mereka yang memerlukannya." (QS. Fushshilat: 9-10)Dan Dia menciptakan langit pada hari Kamis (kelima). Dan Dia menciptakan bintang-bintang, matahari, bulan, dan Malaikat pada hari Jum'at sampai tiga waktu (fase) tahapan penciptaan-Nya, kemudian Dia menciptakan pada awal waktu (fase) dari tiga waktu ini menentukan kisaran waktu kematian seseorang, dan pada fase kedua memberi penyakit atas semua manfaat bagi manusia, dan pada fase ketiga menciptakan Adam dan menempatkan di surga dan memerintahkan iblis sujud kepada Adam, dan keluarnya dari surga pada akhir fase". Kemudian orang Yahudi itu bertanya, "Lalu apa Wahai Muhammad?" Nabi bersabda mengutip ayat:
ثُمَّ اسْتَوَىٰ عَلَى الْعَرْشِ
"Kemudian Dia bersemayam di atas Arsy." (QS. Al-A'raf: 54)Beberapa riwayat, Nabi bersaba, "aku telah selesai menyempurnakan" Para Yahudi berkata, "Kemudian Allah istirahat" maka Nabi SAW pun sangat marah sehingga turunlah ayat:
وَلَقَدْ خَلَقْنَا السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَا فِى سِتَّةِ أَيَّامٍ وَمَا مَسَّنَا مِن لُّغُوبٍ فَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا يَقُولُونَ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوبِ
Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikitpun tidak ditimpa keletihan, Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan، maka bertasbihlah seraya memuji tuhanmu sebelum terbitnya matahari dan tenggelamnya matahari (QS. Qaf:38) [HR. Baihaqi]Alam semesta meliputi segala entitas, dari partikel terkecil di bawah atom hingga sekumpulan galaksi yang tidak terlukiskan. Tidak ada seorangpun yang mengetahui seberapa besar alam semesta ini. Dan menurut teori tentang kemunculan alam yang paling populer, yaitu teori Big-Bang (Dentuman besar), alam terbentuk akibat ledakan besar yang terjadi sekitar 10 hingga 20 miliar tahun silam. Bukan bermaksud membenarkan, akan tetapi menurut teori ini langit dan bumi menjadi satu dan Allah memisahkan bumi dan langit sesuai dengan Firman Allah diatas pada surat Al-Anbiya' ayat 30. Pada awalnya alam berbentuk bola api yang sangat tebal, panas, dan terbenruk dari gas yang memuai dan dingin. Setelah berjalan kurang lebih 1 juta tahun, menurut pendapat yang paling valid, gas tersebut mulai menggumpal dan membentuk massa-massa lokal yang merupakan cikal bakal galaksi-galaksi. Kemudian setelah beberapa miliar tahun, alam masih tetap mengalami pemuaian.
Begitulah Alquran menjawab teka-teki saintis akan terbentuknya alam semesta, semoga bisa menambah ketaqwaan dan iman kita kepada-Nya serta menambah rasa syukur kepada-Nya yang telah menciptakan alam semesta, bumi tempat kita tinggal, langit dan seluruh ciptaan-Nya. Amin