Meraup Berkah Imam Bukhori melalui Khataman Shohih Bukhori

0
Masyhur di berbagai belahan negara Islam majelis pembacaan Shahih al-Bukhari dan mengkhatamkan pembacaannya dalam satu majlis. Dalam haul ke-13 KH. M. Ma'ruf Irsyad, Shahih al-Bukhari yang  merupakan kitab primer dalam literasi Hadits dibaca bersama santri dan ustadz agar memperoleh berkahnya.

Membuka acara ini, Ustadz Fahmid Dail mengajak santri untuk membaca teks dalam kitab bukhory baik sanad dan matan hadits dengan hati. Selain itu ia menganjurkan agar menyebutkan semua hajat ketika doa khataman nanti karena bertawassul dengan hadits dapat membuka kesulitan hidup.


Dalam sambutannya, Ustadz Ahmad Arinal Haq mengutarakan betapa hebatnya kitab Al-Jami'us Shahih yang sering dikenal dengan Shahih Bukhori. Secara literasi saja, kitab ini telah disyarahkan oleh Imam Ibnu Hajar Al-Asqalany (Syarah Fathul Bariy), Imam Qusthulani (Syarah Irsyadus Saariy) dan Imam Badruddin Al-'Ainiy (Syarah Umdatul Qoriy). Ia menambahkan kitab lain yang meringkas atau mengambil hadits-hadits dari Kitab Bukhory seperti Kitab At-Tajridus Sharih, Jawahirul Bukhory dan Jam'un Nihayah yang lebih dikenal dengan Mukhtashor Ibnu Abi Jamroh.
Ia juga mengutip mukaddimah dari Mukhtashor Ibnu Abi Jamroh tentang 4 alasan muallif memetik beberapa hadits dari Shahih Bukhori, yaitu
  1. Shahih Bukhory merupakan kitab yang paling shahih
  2. Ditulis oleh Imam Muhammad bin Ismail yang sangat saleh
  3. Doa Imam Bukhory diijabahi oleh Allah
  4. Imam Bukhory senantiasa mendoakan orang yang membaca kitabnya

"Jangan apa-apa didahulukan imbalannya, ketika membaca naskah Kitab Bukhory baiknya kita niati tabarruk,", imbuh Ustadz Arinal. ia maenambahkan ada 2 berkah yang ia maksud yaitu pertama berkah ketika menyebut nama-nama musnid yang mana mereka adalah nama orang sholih pembawa hadits Nabi. Kedua, ketika membaca isi hadits maka yang dibaca adalah apa yang keluar dari lisan Nabi dan cerita tentang kebiasaan dan ketetapan Nabi Muhammad SAW yang mana apapaun yang disandarkan pada Nabi Muhammad membawea berkah pada ummatnNya.
Kegiatan ini menjadi menjadi magnet bagi pecinta ilmu , terbukti hadir pula para ustadz dan alim ulama dan amutakhorrijin. Majelis tersebut diakhiri dengan doa ijazah dari KH. Alhabib Umar Muthohhar Semarang yang dipimpin oleh KH. Em. Masyfui.


Posting Komentar

0Komentar
Posting Komentar (0)